Pengertian Semiotika
Semiotika berasal dari
kata Yunani, yaitu: semeion yang berarti tanda. Dalam pandangan
Piliang, penjelajahan semiotika sebagai metode kajian ke dalam berbagai cabang
keilmuan ini dimungkinkan karena ada kecenderungan untuk memandang berbagai
wacana sosial sebagai fenomena bahasa. Dengan kata lain, bahasa dijadikan model
dalam berbagai wacana sosial. Berdasarkan pandangan semiotika, bila seluruh
praktek sosial dapat dianggap sebagai fenomena bahasa, maka semuanya dapat juga
dipandang sebagai tanda. Hal ini dimungkinkan karena luasnya pengertian tanda
itu sendiri (Piliang,1998:262)
Semiotika adalah ilmu
yang mempelajari tentang suatu tanda (sign). Dalam ilmu komunikasi ”tanda”
merupakan sebuah interaksi makna yang disampaikan kepada orang lain melalui
tanda-tanda. Dalam berkomunikasi tidak hanya dengan bahasa lisan saja namun
dengan tanda tersebut juga dapat berkomunikasi. Ada atau tidaknya peristiwa,
struktur yang ditemukan dalan sesuatu, suatu kebiasaan semua itu dapat disebut
tanda. Sebuah bendera, sebuah isyarat tangan, sebuah kata, suatu keheningan,
gerak syaraf, peristiwa memerahnya wajah, rambut uban, lirikan mata dan banyak
lainnya, semua itu dianggap suatu tanda (Zoezt, 1993:18).

