Hidup di Bawah Merah Putih

on 1.10.2012
Semoga kami tidak lahir dari kaki-kaki penguasa
Yang dibuat dari unsur tatanan yang baku akan penindasan
Menutup jeritan kami dengan halusinasi palsu akan kebenaran
Ketidakadilan menjadi jaminan atas keberlangsungan hidup
Cukup sudah derita yang semestinya tidak menjadi takdir kami.
Bagi penguasa negri ini
Jika rakyat terlantar dan kerontang meminta keadilan yang benar
Para ibu susah mengepul asap di dapur akibat bahan pokok melambung
Dan kami masih mendapati kaum buruh tak mendapatkan upah layak
Haruskah tirani kebangsawananmu kamu ambrukkan dengan darah perjuangan
Selama bendera revolusi belum menjadi putih
Masih ada kejantanan untuk menekukkan lututmu
Dan menjilat hasil lendir di kemaluanmu
Seperti itulah sebagaian rasa dari kami yang hidup dibawah merah putih
Garuda terbang meninggalkan kami
Tinggallah buih dihantam gelombang pertiwi

10.01.12

0 komentar:

Posting Komentar

1.10.2012

Hidup di Bawah Merah Putih

Diposting oleh Jejak Sajak di 05.31
Semoga kami tidak lahir dari kaki-kaki penguasa
Yang dibuat dari unsur tatanan yang baku akan penindasan
Menutup jeritan kami dengan halusinasi palsu akan kebenaran
Ketidakadilan menjadi jaminan atas keberlangsungan hidup
Cukup sudah derita yang semestinya tidak menjadi takdir kami.
Bagi penguasa negri ini
Jika rakyat terlantar dan kerontang meminta keadilan yang benar
Para ibu susah mengepul asap di dapur akibat bahan pokok melambung
Dan kami masih mendapati kaum buruh tak mendapatkan upah layak
Haruskah tirani kebangsawananmu kamu ambrukkan dengan darah perjuangan
Selama bendera revolusi belum menjadi putih
Masih ada kejantanan untuk menekukkan lututmu
Dan menjilat hasil lendir di kemaluanmu
Seperti itulah sebagaian rasa dari kami yang hidup dibawah merah putih
Garuda terbang meninggalkan kami
Tinggallah buih dihantam gelombang pertiwi

10.01.12

0 komentar on "Hidup di Bawah Merah Putih"

Posting Komentar