Antara Mojokerto dan Surabaya

on 7.29.2012
Jika bulan purnama permisi
Semestinya kita berseru lebih dalam lagi
Sebab gumam hanya sampai disini
Setelah itu menunggulah sepi

Jika purnama dan senja menyatu
Maka kita akan berjanji lagi
Bersetubuh di tempat ini lagi
Tanpa cinta dan mata

Aku mengundangmu keselangkanganku
Bukan untuk kau isap atau nikmati
Cukup kau memperkosaku diingatanmu
Sebagai kekasih tanpa laso

Dan sepasang kekasih akan menelanjangi diri
Di atas Tuhan mengamati
Tanpa cinta dan mata

Dan sepasang kekasih akan menelanjangi diri
Di atas Tuhan mengamati
Tanpa tawar dan rasa

Solo 10 Juli 2012

0 komentar:

Posting Komentar

7.29.2012

Antara Mojokerto dan Surabaya

Diposting oleh Jejak Sajak di 05.13
Jika bulan purnama permisi
Semestinya kita berseru lebih dalam lagi
Sebab gumam hanya sampai disini
Setelah itu menunggulah sepi

Jika purnama dan senja menyatu
Maka kita akan berjanji lagi
Bersetubuh di tempat ini lagi
Tanpa cinta dan mata

Aku mengundangmu keselangkanganku
Bukan untuk kau isap atau nikmati
Cukup kau memperkosaku diingatanmu
Sebagai kekasih tanpa laso

Dan sepasang kekasih akan menelanjangi diri
Di atas Tuhan mengamati
Tanpa cinta dan mata

Dan sepasang kekasih akan menelanjangi diri
Di atas Tuhan mengamati
Tanpa tawar dan rasa

Solo 10 Juli 2012

0 komentar on "Antara Mojokerto dan Surabaya"

Posting Komentar