Biodata Seorang Polisi

on 8.02.2013


nama                       : djawadi
tempat tanggal lahir  : indonesia, 17 agustus 1932
alamat                     : jalan kudus kebangsaan bangsat nomor 30
pekerjaan                :
1.      menjaga rakyat agar tidak berani membangkang 
      kepada kesewenang-wenangan aparat.
2.      menakut-nakuti rakyat yang berani berjuang 
      demi keadilan sama rata.
3.      tunduk dan patuh pada atasan meskipun itu tidak benar 
      dan diluar etika bangsa
4.      menembaki kepala siapapun yang berani berorasi 
      dan menghina pejabat publik busuk.
5.      membunuh dan menyerang siapa saja yang 
      berani mengusik sesama polisi
6.      menculik para aktivis yang dianggap sebagai     
      provokator massa.
7.      membantai habis kekuatan rakyat untuk 
      berjuang demi tanahnya sendiri.
gaji             : uang pajak dan pemalakan rakyat.
fasilitas       : senjata dan kendaraan gratis dari uang rakyat.

masih butuhka kita polisi?
jika nyatanya rasa aman itu harus dibeli
masih butuhka kita polisi?
jika anak cucu kita nantinya habis dibantai

Makassar – dua ribu tiga belas

4 komentar:

Ajiz Rew mengatakan...

gak semua bro,
pikirin lg deh gimana keamanan bangsa ini tanpa polisi!

Mulyadi Indra Hannas mengatakan...

Yahh.., itulah konteks di era pra-orba yg penuh dgn kisah tragis kmanusiaan, skrg pun sbnarx demikian (hanya polanya yg beda). Klupun kisah d atas mrupakan pngalaman pribadi, or kisah seorg tman eks-PKI sy pun turut prihatin. Dan tugas kita skrg meluruskan mindset msyarkat dari pemahaman yg keliru ttg PKI.

jejak sajak mengatakan...

kepada ajiz, yah tidak semua tapi itulah realita kita. keamanan bukan diciptakan oleh polisi tapi rakyat sendiri bung. polisi malah menjadikan beberapa semakin ribet sebab rakyat kita berbeda-beda. di makassar ada budaya sitobo' lalang lipa' [baku tikam dalam sarung] tentu kasus seperti ini bagi polisi adalah "pelanggaran"

fardzone Intifadha mengatakan...

Miris ...

Posting Komentar

8.02.2013

Biodata Seorang Polisi

Diposting oleh Jejak Sajak di 10.40


nama                       : djawadi
tempat tanggal lahir  : indonesia, 17 agustus 1932
alamat                     : jalan kudus kebangsaan bangsat nomor 30
pekerjaan                :
1.      menjaga rakyat agar tidak berani membangkang 
      kepada kesewenang-wenangan aparat.
2.      menakut-nakuti rakyat yang berani berjuang 
      demi keadilan sama rata.
3.      tunduk dan patuh pada atasan meskipun itu tidak benar 
      dan diluar etika bangsa
4.      menembaki kepala siapapun yang berani berorasi 
      dan menghina pejabat publik busuk.
5.      membunuh dan menyerang siapa saja yang 
      berani mengusik sesama polisi
6.      menculik para aktivis yang dianggap sebagai     
      provokator massa.
7.      membantai habis kekuatan rakyat untuk 
      berjuang demi tanahnya sendiri.
gaji             : uang pajak dan pemalakan rakyat.
fasilitas       : senjata dan kendaraan gratis dari uang rakyat.

masih butuhka kita polisi?
jika nyatanya rasa aman itu harus dibeli
masih butuhka kita polisi?
jika anak cucu kita nantinya habis dibantai

Makassar – dua ribu tiga belas

4 komentar on "Biodata Seorang Polisi"

Ajiz Rew on 4 Agustus 2013 09.42 mengatakan...

gak semua bro,
pikirin lg deh gimana keamanan bangsa ini tanpa polisi!

Mulyadi Indra Hannas on 4 Agustus 2013 12.46 mengatakan...

Yahh.., itulah konteks di era pra-orba yg penuh dgn kisah tragis kmanusiaan, skrg pun sbnarx demikian (hanya polanya yg beda). Klupun kisah d atas mrupakan pngalaman pribadi, or kisah seorg tman eks-PKI sy pun turut prihatin. Dan tugas kita skrg meluruskan mindset msyarkat dari pemahaman yg keliru ttg PKI.

jejak sajak on 13 Agustus 2013 12.21 mengatakan...

kepada ajiz, yah tidak semua tapi itulah realita kita. keamanan bukan diciptakan oleh polisi tapi rakyat sendiri bung. polisi malah menjadikan beberapa semakin ribet sebab rakyat kita berbeda-beda. di makassar ada budaya sitobo' lalang lipa' [baku tikam dalam sarung] tentu kasus seperti ini bagi polisi adalah "pelanggaran"

fardzone Intifadha on 26 Agustus 2013 07.00 mengatakan...

Miris ...

Posting Komentar