Kemarau Tanpa Musim

on 6.26.2014


kemarau tanpa musim
kekasih pergi mencari gugur bunga yang rela
layu menjatuh percuma ke telaga perempuan
di tanganya hujan semayam
bagai penari telanjang yang terjatuh ke bibir kemaluan

matahari pergi dan menitip terik bersama kita
ia berkelana ke ujung rindu mencari hujan yang hilang
“mungkin muslihat, tuan”
semacam teka-teki
jika hujan pergi, siapa yang membasahi bumi tubuhmu di bawah terik?

matahari tak pulang dan cintanya hilang
kemarau kekal dalam lipatan waktu
kita berdua harus menjadi sepasang hujan
biarlah kekasih, aku pergi mencari kehilangan
dan kau menetap menerima kedatangan
jangan menunggu, mungkin nasibku adalah matahari

0 komentar:

Posting Komentar

6.26.2014

Kemarau Tanpa Musim

Diposting oleh Jejak Sajak di 06.52


kemarau tanpa musim
kekasih pergi mencari gugur bunga yang rela
layu menjatuh percuma ke telaga perempuan
di tanganya hujan semayam
bagai penari telanjang yang terjatuh ke bibir kemaluan

matahari pergi dan menitip terik bersama kita
ia berkelana ke ujung rindu mencari hujan yang hilang
“mungkin muslihat, tuan”
semacam teka-teki
jika hujan pergi, siapa yang membasahi bumi tubuhmu di bawah terik?

matahari tak pulang dan cintanya hilang
kemarau kekal dalam lipatan waktu
kita berdua harus menjadi sepasang hujan
biarlah kekasih, aku pergi mencari kehilangan
dan kau menetap menerima kedatangan
jangan menunggu, mungkin nasibku adalah matahari

0 komentar on "Kemarau Tanpa Musim"

Posting Komentar