May Day

on 4.30.2012


kisah buruh di negaraku - juga di negaramu: barangkali
semakin diperah semakin diperparah nasib mereka
majikan memang manusia dari jenis besi tak berhati
buruh dipekerjakan sesuka hati
sementara ancaman pemutusan hak kerja , perampasan upah buruh, dan jaminan hidup yang kosong adalah meriam yang hanya menunggu kapan untuk diledakkan oleh pemodal, dooor.

buruh - bukan budak yang hanya diam dan menerima begitu saja.
buruh adalah yang bekerja untuk keluarga dan orang banyak
buruh adalah yang berjuang untuk kaumnya dan orang banyak
buruh bukan budak belian
buruh punya hak dan tanggung jawab yang harus sama

kekerasan terhadap buruh
marsinah 
widji tukul
dan kawan-kawan buruh yang ada di dunia menjadi bukti bagaimana perjuangan tidak akan pernah berhenti

buruh nasibmu disana dan disini selalu sama
keringat yang kau nikmati hanya yang sempat kau minum
selebihnya menjadi milik majikan dan pemodal
nasib memang harus kita perjuangkan sendiri kawan

hari ini buruh memperjuangkan nasib agar bisa lebih asyik
tapi setelah hari ini buruh akan tetap menjadi buruh biasa lagi
buruh yang tak kunjung mendapatkan kejelasan mengenai upah minimum
buruh yang selelu menjadi objek pelanggaran hak asasi
buruh yang selalu dijadikan tumbal kekerasan
buruh yang setelah mati tak pernah diberi tanda jasa sebagai pahlawan negara
dan buruh yang setelah ini tetap dianggap sebagai buruh

Kau tak butuh majikan tapi majikan membutuhkanmu

hidup para buruh di seluruh dunia
buruh yang selalu tampil sebagai penyokong kehidupan
1 Mei 2012

3 komentar:

kamsah sastra mengatakan...

hidup buruh se dunia

Musakkir Arsyad Yasin mengatakan...

tpi kapan mereka bisa benar2 hidup

Jejak Sajak mengatakan...

kalau nantimereka sudah bisa keluar dari undang-undangnya sendiri :)

Posting Komentar

4.30.2012

May Day

Diposting oleh Jejak Sajak di 12.44


kisah buruh di negaraku - juga di negaramu: barangkali
semakin diperah semakin diperparah nasib mereka
majikan memang manusia dari jenis besi tak berhati
buruh dipekerjakan sesuka hati
sementara ancaman pemutusan hak kerja , perampasan upah buruh, dan jaminan hidup yang kosong adalah meriam yang hanya menunggu kapan untuk diledakkan oleh pemodal, dooor.

buruh - bukan budak yang hanya diam dan menerima begitu saja.
buruh adalah yang bekerja untuk keluarga dan orang banyak
buruh adalah yang berjuang untuk kaumnya dan orang banyak
buruh bukan budak belian
buruh punya hak dan tanggung jawab yang harus sama

kekerasan terhadap buruh
marsinah 
widji tukul
dan kawan-kawan buruh yang ada di dunia menjadi bukti bagaimana perjuangan tidak akan pernah berhenti

buruh nasibmu disana dan disini selalu sama
keringat yang kau nikmati hanya yang sempat kau minum
selebihnya menjadi milik majikan dan pemodal
nasib memang harus kita perjuangkan sendiri kawan

hari ini buruh memperjuangkan nasib agar bisa lebih asyik
tapi setelah hari ini buruh akan tetap menjadi buruh biasa lagi
buruh yang tak kunjung mendapatkan kejelasan mengenai upah minimum
buruh yang selelu menjadi objek pelanggaran hak asasi
buruh yang selalu dijadikan tumbal kekerasan
buruh yang setelah mati tak pernah diberi tanda jasa sebagai pahlawan negara
dan buruh yang setelah ini tetap dianggap sebagai buruh

Kau tak butuh majikan tapi majikan membutuhkanmu

hidup para buruh di seluruh dunia
buruh yang selalu tampil sebagai penyokong kehidupan
1 Mei 2012

3 komentar on "May Day"

kamsah sastra on 30 April 2012 19.05 mengatakan...

hidup buruh se dunia

Musakkir Arsyad Yasin on 3 Oktober 2012 01.54 mengatakan...

tpi kapan mereka bisa benar2 hidup

Jejak Sajak on 23 Januari 2013 00.07 mengatakan...

kalau nantimereka sudah bisa keluar dari undang-undangnya sendiri :)

Posting Komentar