aku penyair gagal yang telah berhasil melupakanmu

on 1.06.2013
pada malam yang malang
kita melintasi trotoar dengan kuyup yang sungguh
kukuku mengggil diikuti sekujur tubuh
tapi kamu tidak
jaket dan mantel memelukmu erat

aku katakan dengan bohong bahwa aku mencintai malam ini
sebab sepasang merpati yang kehilangan sangkar ikut tersesat seperti kita
seperti celana dalamku yang telah punah di kamarmu
seperti puisi-puisiku yang mengabu di laci dompetmu.

aku penyair gagal yang telah berhasil melupakanmu.
karena setia telah memanggilku pulang ke kamar dan mimpiku.

Makassar, Januari 2013

2 komentar:

Oktavia Mita mengatakan...

aku suka judul dan puisinya, feel-nya dapet banget ^^

Jejak Sajak mengatakan...

terima kasih. pasti kamu suka nulis juga kan?

Posting Komentar

1.06.2013

aku penyair gagal yang telah berhasil melupakanmu

Diposting oleh Jejak Sajak di 07.04
pada malam yang malang
kita melintasi trotoar dengan kuyup yang sungguh
kukuku mengggil diikuti sekujur tubuh
tapi kamu tidak
jaket dan mantel memelukmu erat

aku katakan dengan bohong bahwa aku mencintai malam ini
sebab sepasang merpati yang kehilangan sangkar ikut tersesat seperti kita
seperti celana dalamku yang telah punah di kamarmu
seperti puisi-puisiku yang mengabu di laci dompetmu.

aku penyair gagal yang telah berhasil melupakanmu.
karena setia telah memanggilku pulang ke kamar dan mimpiku.

Makassar, Januari 2013

2 komentar on "aku penyair gagal yang telah berhasil melupakanmu"

Oktavia Mita on 7 Januari 2013 03.08 mengatakan...

aku suka judul dan puisinya, feel-nya dapet banget ^^

Jejak Sajak on 23 Januari 2013 00.03 mengatakan...

terima kasih. pasti kamu suka nulis juga kan?

Posting Komentar