Perempuan yang Melahirkan Kata-Kata

on 6.20.2013
ada seorang perempuan yang tertawa di bawah bulan sambil mengunci banyak cahaya di dadanya yang busung
buncit perutnya menandai usia kehamilan yang tua
katanya sudah sembilan bulan ia mengandung kata-kata
namun belum melahirkan sesajak apapun selain umpatan yang menghimpit makna

aku takut ia telah keguguran oleh waktu yang purna
dan hanya ada jerit berdarah di selangkangan yang memerahkan kasur serta sarung miliknya
dalam riwayat, kata-kata memang mendentum-dentum hingga menggelinding ke dinding paling tebing dan akhirnya terpikunkan

kata-kata lahir dengan senggama yang murni
dan kelahirannya ditandai dengan halaman demi halaman
lalu dari buku ke buku

namun ingatlah soal keguguran itu
banyak kata-kata yang lahir dari keguguran dan menjadi halaman juga
tapi telah kehilangan kemurnian makna

yang tersampaikan hanya berita kebohongan dan kata-kata yang mengutuk kebenaran
tidak sanggup lagi menetap di kepala yang tebal ini oleh derita bernegara yang sehatnya sangat mustahil

1 komentar:

Posting Komentar

6.20.2013

Perempuan yang Melahirkan Kata-Kata

Diposting oleh Jejak Sajak di 09.48
ada seorang perempuan yang tertawa di bawah bulan sambil mengunci banyak cahaya di dadanya yang busung
buncit perutnya menandai usia kehamilan yang tua
katanya sudah sembilan bulan ia mengandung kata-kata
namun belum melahirkan sesajak apapun selain umpatan yang menghimpit makna

aku takut ia telah keguguran oleh waktu yang purna
dan hanya ada jerit berdarah di selangkangan yang memerahkan kasur serta sarung miliknya
dalam riwayat, kata-kata memang mendentum-dentum hingga menggelinding ke dinding paling tebing dan akhirnya terpikunkan

kata-kata lahir dengan senggama yang murni
dan kelahirannya ditandai dengan halaman demi halaman
lalu dari buku ke buku

namun ingatlah soal keguguran itu
banyak kata-kata yang lahir dari keguguran dan menjadi halaman juga
tapi telah kehilangan kemurnian makna

yang tersampaikan hanya berita kebohongan dan kata-kata yang mengutuk kebenaran
tidak sanggup lagi menetap di kepala yang tebal ini oleh derita bernegara yang sehatnya sangat mustahil

1 komentar on "Perempuan yang Melahirkan Kata-Kata"

Rezitha Febriyanti on 24 Juni 2013 13.45 mengatakan...

(y)

Posting Komentar