perempuan yang menanak luka di hatinya

on 6.25.2013
ada perempuan yang menjaga air mata mahahati di kidungnya
ditekuknya kujur penindih pelukannya yang setia
tubuhnya yang telah berdoa secara lumut tidak sempat mengeja akhiran
dengan segala redah yang tidak kunjung henti
ia menadah rintik tanah yang menabur payung hati tanpa pernah tahu benih apa yang akan tumbuh

disegala tabah
perempuan itu memayungi dirinya dengan segan yang jelas
bahwa terluka seumpama kaset piringan hitam yang akan berputar dan menyanyikan lagu sepenuh warna
disegala sabar
perempuan itu memahat kuku-kuku yang telah ia kumpul dalam gelas kepatahan
bahwa terluka seumpama puisi yang tidak sempat terberi judul lalu menjadi sampul yang tidak terlabeli apapun

perempuan itu sedang menanak luka di hatinya
dan tidak membiarkan seseorangpun yang tahu tanakannya.


0 komentar:

Posting Komentar

6.25.2013

perempuan yang menanak luka di hatinya

Diposting oleh Jejak Sajak di 10.19
ada perempuan yang menjaga air mata mahahati di kidungnya
ditekuknya kujur penindih pelukannya yang setia
tubuhnya yang telah berdoa secara lumut tidak sempat mengeja akhiran
dengan segala redah yang tidak kunjung henti
ia menadah rintik tanah yang menabur payung hati tanpa pernah tahu benih apa yang akan tumbuh

disegala tabah
perempuan itu memayungi dirinya dengan segan yang jelas
bahwa terluka seumpama kaset piringan hitam yang akan berputar dan menyanyikan lagu sepenuh warna
disegala sabar
perempuan itu memahat kuku-kuku yang telah ia kumpul dalam gelas kepatahan
bahwa terluka seumpama puisi yang tidak sempat terberi judul lalu menjadi sampul yang tidak terlabeli apapun

perempuan itu sedang menanak luka di hatinya
dan tidak membiarkan seseorangpun yang tahu tanakannya.


0 komentar on "perempuan yang menanak luka di hatinya"

Posting Komentar