SASTRA PERLAWANAN I

on 10.13.2012

Sesungguhnya perlawanan paling dekat dan nyata adalah perlawanan yang dimulai dari diri sendiri.

Fakultas Sastra Unhas 2012

Catatan ini untuk birokrasi tercinta. Birokrasi Fakultas Sastra yang tengah mendidik mahasiswanya untuk menjadi penakut. Menjadi mahasiswa satu model, tunduk pada aturan dan tatanan yang baku.

Lembaga mahasiswa di Fakultas Sastra saat ini terancam oleh pihak birokrasi agar diam dan mengikuti segala aturan yang dikeluarkannya. Sudah tentu kawan-kawan dilembaga mahasiswa akan menolak. Apa lagi ini akan memberatkan nasib lembaga mahasiswa kedepannya dan secara umum mahasiswa itu sendiri. Sangat disayangkan tentunya jika kawan-kawan hanya diam. Birokrasi seolah mengajari kami mengonanikan kemaluannya. Sedangkan kami sendiri tidak tahu bagaimana cara onani yang baik dan benar.
Ini semacam pemaksaan kehendak oleh pihak birokrasi agar mereka mendapat ruang gerak yang sangat luas dan layak. Mahasiswa menjadi korban dan 
Terakhir bahwa akan diadakan ekskul bagi mahasiswa oleh pihak birokrasi kembali menjadi ancaman. Sangat tidak masuk akal dan akan membuat benturan keras kepada lembaga mahasiswa itu sendiri. Ini akan membuat mahasiswa fokus untuk mengurusi ekskulnya masing-masing dan akan mengacuhkan lembaga mahasiswa. Sekarang gejala ini sangat dapat terbaca.
Belum lagi memang animo berorganisasi kawan-kawan di Fakultas Sastra bisa dikatakan sangat kurang. Beberapa kegiatan kampus hanya disisi oleh sekelompok orang yang itu-itu saja. Lembaga mahasiswa sekarang sangat butuh kader yang benar-benar mampu melawan dengan sisi kebenaran. Bukan melawan atas dasar euforia saja.
Bahkan tahun ini mahasiswa baru seolah telah menaruh benci kepada organisasi mahasiswa di kampus akibat hasutan birokrasi anjing itu. Sangat di sayangkan. Ada indikasi bahwa birokrasi akan menjadikan mahasiswa agar tunduk, tunduk pada aturan dan tatanan yang dibuat atas dasar seenaknya dan demi kepentingan beberapa pihak saja. Bukankah ini akan merugikan negara kedepannya juga.
Kampus ini memang sedang sakit. Jabatan birokrasi selalu berganti tapi tetap saja diisi oleh oknum yang gagal menanamkan nilai kejujuran pada mahasiswanya. Oleh karena itu jangan pernah diam. Sebarkan nilai perjuangan kawan-kawan.

0 komentar:

Posting Komentar

10.13.2012

SASTRA PERLAWANAN I

Diposting oleh Jejak Sajak di 02.38

Sesungguhnya perlawanan paling dekat dan nyata adalah perlawanan yang dimulai dari diri sendiri.

Fakultas Sastra Unhas 2012

Catatan ini untuk birokrasi tercinta. Birokrasi Fakultas Sastra yang tengah mendidik mahasiswanya untuk menjadi penakut. Menjadi mahasiswa satu model, tunduk pada aturan dan tatanan yang baku.

Lembaga mahasiswa di Fakultas Sastra saat ini terancam oleh pihak birokrasi agar diam dan mengikuti segala aturan yang dikeluarkannya. Sudah tentu kawan-kawan dilembaga mahasiswa akan menolak. Apa lagi ini akan memberatkan nasib lembaga mahasiswa kedepannya dan secara umum mahasiswa itu sendiri. Sangat disayangkan tentunya jika kawan-kawan hanya diam. Birokrasi seolah mengajari kami mengonanikan kemaluannya. Sedangkan kami sendiri tidak tahu bagaimana cara onani yang baik dan benar.
Ini semacam pemaksaan kehendak oleh pihak birokrasi agar mereka mendapat ruang gerak yang sangat luas dan layak. Mahasiswa menjadi korban dan 
Terakhir bahwa akan diadakan ekskul bagi mahasiswa oleh pihak birokrasi kembali menjadi ancaman. Sangat tidak masuk akal dan akan membuat benturan keras kepada lembaga mahasiswa itu sendiri. Ini akan membuat mahasiswa fokus untuk mengurusi ekskulnya masing-masing dan akan mengacuhkan lembaga mahasiswa. Sekarang gejala ini sangat dapat terbaca.
Belum lagi memang animo berorganisasi kawan-kawan di Fakultas Sastra bisa dikatakan sangat kurang. Beberapa kegiatan kampus hanya disisi oleh sekelompok orang yang itu-itu saja. Lembaga mahasiswa sekarang sangat butuh kader yang benar-benar mampu melawan dengan sisi kebenaran. Bukan melawan atas dasar euforia saja.
Bahkan tahun ini mahasiswa baru seolah telah menaruh benci kepada organisasi mahasiswa di kampus akibat hasutan birokrasi anjing itu. Sangat di sayangkan. Ada indikasi bahwa birokrasi akan menjadikan mahasiswa agar tunduk, tunduk pada aturan dan tatanan yang dibuat atas dasar seenaknya dan demi kepentingan beberapa pihak saja. Bukankah ini akan merugikan negara kedepannya juga.
Kampus ini memang sedang sakit. Jabatan birokrasi selalu berganti tapi tetap saja diisi oleh oknum yang gagal menanamkan nilai kejujuran pada mahasiswanya. Oleh karena itu jangan pernah diam. Sebarkan nilai perjuangan kawan-kawan.

0 komentar on "SASTRA PERLAWANAN I"

Posting Komentar