Kataku: Malam Pulanglah

on 6.18.2012


Malam pulanglah
Sejenak kita bersajak di taman angan
Dan mengisap cerutu lagi sambil menertawakan ajal yang menguntit kita
Sebab kita tahu kelam akan tetap seperti ini

Malam pulanglah
Berikan kesempatan bagi pelacur jalang untuk menjajakkan kemaluannya
Dan hidung belang akan memilih kemaluan yang mana lagi akan ia nikmati malam ini 
Seperti kau yang selalau menikmati kepolosan senja

Malam pulanglah
Jangan berorasi di depan gedung parlemen itu sebab mereka semua adalah tukang orasi
Dan suatu waktu pada kelas besar ia akan mengisi pengetahuan tentang kiat korupsi kelas cerdas
Yang tidak diajarkan Tuhan kepada nabinya
Yang tidak diajarkan nabi kepada ummatnya 

Malam pulanglah
Biarkan presiden sejenak beristirahat dari ketakutannya saban hari
Dan bermimpi agar negara ini akan menjadi surga bagi mereka yang bernama rakyat
Bermimpi agar tidak ada konflik agama, suku dan wilayah lagi
Bermimpi agar tidak ada lagi pencuri dikantor sendiri
Bermimpi agar kasus makar negara ini dapat diselesaikan
Karena presiden keenakan mengurusi pidato yang akan ia bacakan tiap diperayaan kemerdekaan
Dan kita terpaksa menerima semua ini sebagai kutukan turunan


Malam aku tak tahu pada siapa aku akan mengadu
Ketika Tuhan mulai mengeluh dan manusia menjadi lugu
Aku hanya berharap subuh juga tidak menolak hadir
Agar adzan berkumandang dan kita bangun lagi
Menikmati rutinitas palsu kita lagi


Malam Juli 2012

0 komentar:

Posting Komentar

6.18.2012

Kataku: Malam Pulanglah

Diposting oleh Jejak Sajak di 10.09


Malam pulanglah
Sejenak kita bersajak di taman angan
Dan mengisap cerutu lagi sambil menertawakan ajal yang menguntit kita
Sebab kita tahu kelam akan tetap seperti ini

Malam pulanglah
Berikan kesempatan bagi pelacur jalang untuk menjajakkan kemaluannya
Dan hidung belang akan memilih kemaluan yang mana lagi akan ia nikmati malam ini 
Seperti kau yang selalau menikmati kepolosan senja

Malam pulanglah
Jangan berorasi di depan gedung parlemen itu sebab mereka semua adalah tukang orasi
Dan suatu waktu pada kelas besar ia akan mengisi pengetahuan tentang kiat korupsi kelas cerdas
Yang tidak diajarkan Tuhan kepada nabinya
Yang tidak diajarkan nabi kepada ummatnya 

Malam pulanglah
Biarkan presiden sejenak beristirahat dari ketakutannya saban hari
Dan bermimpi agar negara ini akan menjadi surga bagi mereka yang bernama rakyat
Bermimpi agar tidak ada konflik agama, suku dan wilayah lagi
Bermimpi agar tidak ada lagi pencuri dikantor sendiri
Bermimpi agar kasus makar negara ini dapat diselesaikan
Karena presiden keenakan mengurusi pidato yang akan ia bacakan tiap diperayaan kemerdekaan
Dan kita terpaksa menerima semua ini sebagai kutukan turunan


Malam aku tak tahu pada siapa aku akan mengadu
Ketika Tuhan mulai mengeluh dan manusia menjadi lugu
Aku hanya berharap subuh juga tidak menolak hadir
Agar adzan berkumandang dan kita bangun lagi
Menikmati rutinitas palsu kita lagi


Malam Juli 2012

0 komentar on "Kataku: Malam Pulanglah"

Posting Komentar