MENGUKIR KENANGAN TAHUN BERLALU

on 6.23.2012

Kado Hari Jadi ke-39  Study Teater Tambora
Puisi Udhin Palisuri 

menjelma dari masa silam
berpelukan abadi,  bulan dan matahari
mengurai  laut  makna , tersenyum  pengertian
kecantikan hati  bersulam benang cinta
 
separuh nafas telah pergi
mengukir kenangan tahun berlalu
bergelut dengan  permainan  kehidupan
sandiwara  sebabak, berdarah luka, air mata

Study Teater Tambora
sebuah nama, sebaris kata
sekuntum  cinta, setumpuk cita-cita
sebuah kekuatan, ruh dalam  jiwa

menjadi diri sendiri  itu mandiri
menembus zaman menggali tradisi
menguak rahasia cinta, rindu tak bertepi
berkesenian membaca nasib manusia
 
Hari ulang tahun  berselimut cinta
39 tahun usia Study Teater Tambora
melintasi panggung, berteriak kepada dunia
menghamburkan  kata melantun  santun
membentak dengan  marah  penuh amarah
inilah  permainan akting, merenungi kehidupan
peradaban yang indah, kemisikinan kita

musim berganti , sekarang  orang tak punya rasa malu
menabur kesombongan, korupsi menjadi kebudayaan
sastra menulis  demokrasi, teater mengajarkan filsafat
membagi kasta, kelompok  seni  semakin kocak dan kacau
maaf, pertemuan ini  untuk  seniman lokal, amat sederhana   
puisi  untuk rakyat, seniman  menghormati  persahabatan
globalisasi  kotori  wajah lontara’dan  pesan leluhur
kembali kepada  adat  istiadat, persaudaraan sejati
mencintai rakyat,  jangan saling membenci  melukai hati
kita semua bersaudara, …hingga nanti, …  sampai  mati.

Malang,24 Juni 2012



0 komentar:

Posting Komentar

6.23.2012

MENGUKIR KENANGAN TAHUN BERLALU

Diposting oleh Jejak Sajak di 21.26

Kado Hari Jadi ke-39  Study Teater Tambora
Puisi Udhin Palisuri 

menjelma dari masa silam
berpelukan abadi,  bulan dan matahari
mengurai  laut  makna , tersenyum  pengertian
kecantikan hati  bersulam benang cinta
 
separuh nafas telah pergi
mengukir kenangan tahun berlalu
bergelut dengan  permainan  kehidupan
sandiwara  sebabak, berdarah luka, air mata

Study Teater Tambora
sebuah nama, sebaris kata
sekuntum  cinta, setumpuk cita-cita
sebuah kekuatan, ruh dalam  jiwa

menjadi diri sendiri  itu mandiri
menembus zaman menggali tradisi
menguak rahasia cinta, rindu tak bertepi
berkesenian membaca nasib manusia
 
Hari ulang tahun  berselimut cinta
39 tahun usia Study Teater Tambora
melintasi panggung, berteriak kepada dunia
menghamburkan  kata melantun  santun
membentak dengan  marah  penuh amarah
inilah  permainan akting, merenungi kehidupan
peradaban yang indah, kemisikinan kita

musim berganti , sekarang  orang tak punya rasa malu
menabur kesombongan, korupsi menjadi kebudayaan
sastra menulis  demokrasi, teater mengajarkan filsafat
membagi kasta, kelompok  seni  semakin kocak dan kacau
maaf, pertemuan ini  untuk  seniman lokal, amat sederhana   
puisi  untuk rakyat, seniman  menghormati  persahabatan
globalisasi  kotori  wajah lontara’dan  pesan leluhur
kembali kepada  adat  istiadat, persaudaraan sejati
mencintai rakyat,  jangan saling membenci  melukai hati
kita semua bersaudara, …hingga nanti, …  sampai  mati.

Malang,24 Juni 2012



0 komentar on "MENGUKIR KENANGAN TAHUN BERLALU"

Posting Komentar