Masukan Dari Seorang Pendeta

on 5.03.2012
Nikmati dan syukuri masa dimana kalian mencinta. Karena itulah momen terindah.Terlepas nantinya cinta itu berakhir indah atau tidak, itu urusan belakang.


Seperti layaknya kisah percintaan, inilah bagian dari sejarah kehidupan. Banyak waktu yang akan kita lalui dan pastinya akan bertemu dengan kisah serupa. Cinta dan keabadian. Para pujangga mengabadikan kisahnya lewat sajak dan disitulah akan bermula sebuah keyakinan.


Kadang kita dibuat kaku olehnya, sehingga lupa bahwa masih ada urusan yang lebih mendesak. Namun dipaksa terdesak saat urusan cinta itu terabaikan. Tidak perlu munafik untuk tidak mengakuinya. Seribu buku yang anda baca tentang menghilangkan perasan cinta tidak akan mampu membendung semua perasaan saat kita terluka dan lebih dalam lagi disebut kecewa. Saat anda berusaha tegar dan kuat menghadapi kekecewaan maka benih cinta yang barulah alasan tepat untuk membuat anda kembali bahagia. Bukan senyum palsu atau kata mesra yang cukup untuk itu semua. Jalani apa adanya saat kau terluka dan tetap yakin akan ada lagi kisah berikutnya.
[masa remaja]


TUHAN BERSAMA PARA PERENUNG.

0 komentar:

Posting Komentar

5.03.2012

Masukan Dari Seorang Pendeta

Diposting oleh Jejak Sajak di 05.39
Nikmati dan syukuri masa dimana kalian mencinta. Karena itulah momen terindah.Terlepas nantinya cinta itu berakhir indah atau tidak, itu urusan belakang.


Seperti layaknya kisah percintaan, inilah bagian dari sejarah kehidupan. Banyak waktu yang akan kita lalui dan pastinya akan bertemu dengan kisah serupa. Cinta dan keabadian. Para pujangga mengabadikan kisahnya lewat sajak dan disitulah akan bermula sebuah keyakinan.


Kadang kita dibuat kaku olehnya, sehingga lupa bahwa masih ada urusan yang lebih mendesak. Namun dipaksa terdesak saat urusan cinta itu terabaikan. Tidak perlu munafik untuk tidak mengakuinya. Seribu buku yang anda baca tentang menghilangkan perasan cinta tidak akan mampu membendung semua perasaan saat kita terluka dan lebih dalam lagi disebut kecewa. Saat anda berusaha tegar dan kuat menghadapi kekecewaan maka benih cinta yang barulah alasan tepat untuk membuat anda kembali bahagia. Bukan senyum palsu atau kata mesra yang cukup untuk itu semua. Jalani apa adanya saat kau terluka dan tetap yakin akan ada lagi kisah berikutnya.
[masa remaja]


TUHAN BERSAMA PARA PERENUNG.

0 komentar on "Masukan Dari Seorang Pendeta"

Posting Komentar