Refleksi Hidup

on 5.15.2012
Pelajaran paling berharga adalah mati, karena setelah itu kitalah yang menjadi guru.

Kehidupan tidak membutuhkan manusia keras kepala yang selalu menjadikan hidupnya keras.

Obat dari racun mematikan adalah racun itu sendiri.

Jika kau punya mata belum tentu kau punya mulut.

Kekasih adalah  kisah yang tak pernah tuntas.

Kejahatan yang tak pernah berujung adalah penggunjingan.

Manusia yang paling sadis adalah dia yang lupa cara pulang ke tempat kebenaran.

Keadilan sangat dekat dengan kemanusian dan kemanusiaan erat kaitannya dengan hidup maka jadikanlah dirimu orang yang bisa berlaku adil pada hidupmu.

Ketakutan paling sering manusia alami adalah mati.

Jika bisa menentukan nasib maka mati mudalah yang menjadi pilihan.

Rasa benci kadang menjadikan kita pemendam dan pemendam sangat menentukan arah hidupmu.

Hidup ini ibarat pelangi. Silahkan pilih warna yang mampu membawamu pada ketangguhan rasa.





0 komentar:

Posting Komentar

5.15.2012

Refleksi Hidup

Diposting oleh Jejak Sajak di 09.08
Pelajaran paling berharga adalah mati, karena setelah itu kitalah yang menjadi guru.

Kehidupan tidak membutuhkan manusia keras kepala yang selalu menjadikan hidupnya keras.

Obat dari racun mematikan adalah racun itu sendiri.

Jika kau punya mata belum tentu kau punya mulut.

Kekasih adalah  kisah yang tak pernah tuntas.

Kejahatan yang tak pernah berujung adalah penggunjingan.

Manusia yang paling sadis adalah dia yang lupa cara pulang ke tempat kebenaran.

Keadilan sangat dekat dengan kemanusian dan kemanusiaan erat kaitannya dengan hidup maka jadikanlah dirimu orang yang bisa berlaku adil pada hidupmu.

Ketakutan paling sering manusia alami adalah mati.

Jika bisa menentukan nasib maka mati mudalah yang menjadi pilihan.

Rasa benci kadang menjadikan kita pemendam dan pemendam sangat menentukan arah hidupmu.

Hidup ini ibarat pelangi. Silahkan pilih warna yang mampu membawamu pada ketangguhan rasa.





0 komentar on "Refleksi Hidup"

Posting Komentar